Mengambil Sisa Nama yang Tertinggal

Setelah hampir setengah tahun diriku diperasingan akhirnya kembali ke “jalan yang benar“. Karena kedatanganku kali ini untuk melanjutkan kembali “mengambil sisa nama yang tertinggal“. Selasa kemaren diriku tiba di paris van java, ni di turunin di cibiru (masih jauh rek ….) harus naek angkot dulu supaya bisa sampai di tujuan “ISTANA PERJUANGAN” yang sudah sekian lama tidak di kunjungi.

Di pagi hari sampe istana jam 4 di telp sampe puluhan kali pada gak ada yang bangun. Akhirnya ku coba telp hp penghuni istana yang laen. Akhirnya dibukakan juga pintunya. Ku dapati beberapa punggawa istana masih bergumul dengan bantal ama guling. Akhirnya ku tunggu sampe adzan subuh berkumandang dan menyelesaikan kewajiban. Kemudian hibernasi untuk persiapan hari itu segera dilaksanakan soalnya masih pada capek-capek badan coz perjalanan dari soloraya hadiningrat.

Bangun diriku di sambut dengan hilangnya SK (Surat Keputusan) TA yang udah ku buat 1/2 tahun yang lalu entah dibawa siapa. Akhirnya langsung gerak cepat dengan segera minta lagi🙂 SK TA yang udah dengan susah payah perjuangnya kemaren di buat. Belum lagi harus minta surat ini itu karena harus melakukkan perpanjangan KTM ama registrasi bayangan belun juga dilakukkan (cape deh……). Ku tungguin dosen yang besangkutan hingga jam 4 sore akhirnya dapet juga langsung segera meluncur ke TKP dan yang tidak di sangka lagi kumpulan surat itu udah tidak di tempatnya lagi, waduh ketinggalan kereta nih akhirnya ku lihat ternyala tumpukan berpindah ke bagian dalam dari ruangan sehingga dengan masukin tangan ke loket ku lempar suratnya yang udah dengan perjuangan di dapat dan yups …. three point sukses hehehehe ……… Alhamdulillah hari ini berjalan dengan lancar terima kasih buat rekan-rekan semuanya yang telah mendoakan kelancaran ini (mungkin salah satunya dari doa rekan2 semuanya).

Hari berikutnya karena masih liburan digunakan untuk kumpul bareng punggawa istana yang laen dan kebetulan punggawa dari jakarta balik sambil bawa makanan yang banyak (usahakan laen waktu lebih banyak lagi) ama sekalian berkunjung dengan saudara yang lain yang sudah sekian lama tidak bersua (supaya bertambah umurnya).

Hari berikutnya di susul dengan registrasi sama urusan bayar-bayar. yang paling menarik hingga tulisan ini di turunkan adalah waktu ketemu bapak pembimbing I soalnya konsultasi …. algoritma yang di gunakan dalam TA tidak bisa diterapkan karena memiliki basis proses dengan pixel sedangkan yang di gunakan menggunakan vektor. Akhirnya bapak memberikan solusi supaya tidak mengharuskan ganti judul. Alhamdulillah di permudah lagi.

Dan akhir dari tulisan ini ingin mengucapkan terimakasih untuk rekan-rekan atas doanya sehingga di permudah dalam perjalanan mengambil nama yang tertinggal. Dan tidak lupa penulis masih berhadap pada rekan-rekan untuk mendoakan supaya nama yang tertinggal bisa melekat di akhir tahun ini. Insya4JJI jika berjalan lancar nanti akan berjalan sewaktu puasa romadhon, semoga di permudah lagi di kemudian hari.

2 Responses to Mengambil Sisa Nama yang Tertinggal

  1. @zhari says:

    alhamdulillah,,
    ternyata sohibku yang satu ini masih punya semangat juang ’45.
    semangat! semangat! semangat!
    Garis finish sudah di depan mata.
    Kalau sudah sampe, nanti kita cari ‘kompetisi’ baru lagi,.

    BTW, tnyata kamu punya bakat nulis juga ya,,
    lumayan filosofis,
    salut,,smoga bisa banyak belajar darimu.

    Warm regards,
    @dn

  2. g0En says:

    Let’s go !!!

    one step more to reach our dream. never give up, never give in.
    just believe and do our best!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: