Doa Dalam Seribu Rupiah

Hari ini ada pelajaran yang sangat berharga bagiku. Sebuah doa yang ketika mendengarkannya membuatku meneteskan air mata. Ketika berada pada sebuah lampu merah (bangjo) ada seorang yang sudah sangat tua kalo ada kiasan a hampir bisa diibaratkan “tinggal kulit berbalut tulang”. Sungguh sebuah masa tua yang mungkin sebagian besar atau mungkin seluruh manusia di dunia tidak menginginkan kejadian tersebut di masa tua nantinya. Di bawah matahari yang panas pak tua ini membawa gelas plastik kosong yang berharap ada orang yang memasukkan beberapa peser uang logam kalo ada yang memberi kertas itu lebih diharapkan.

Read more of this post